Bersangka baik demi cinta….

10 Jan

Assalammualaikum para pembaca yang budiman, semoga kalian sentiasa di bawah naungan rahmat Illahi.

Semalam setelah saya membaca blog Ustaz Pahrol, http://genta-rasa.com/2011/09/08/bersangka-baik-demi-cinta/, saya jadi terus mengingati masax2 saya bersama suami saya.. Alhamdulilah, perkahwinan kami sudah berusia 12 tahun. Masih terlalu muda tetapi jika diingati susah payah yang kami lalui selama ini hati rasa sayu dan  bersyukur.  

Banyak pengajaran yang dapat kita dapat melalui tulisan Ustaz Pahrol itu. Saya bersyukur di pertemukan tulisan beliau.

Satu tabiat yang saya ada bila membaca blog ustaz Pahrol ialah membaca komenx2 yang ada. banyak juga pengajaran serta pendekatan masalah yang dapat saya lihat melalui komenx2 tersebut. Almaklum yang komen semua menulis dasar pengalaman serta tafsiran masingx2 mengenai tulisan Ustaz. Banyak juga peminat Ustaz Pahrol ini. (“;)

Saya ingin berkongsi dengan salah satu komen yang terdapat di blog itu.

Saudara hamzah menulis…..

Jazakallah Ustaz…

In summary, we first jadi baik sebelum we expect people to jadi baik regardless of how people treat us.

People Baik to us = Kita Balas Baik = Norm
People Jahat to us = Kita Balas Jahat = Dendam
People Baik to us = Kita Balas Jahat = Zalim

The best is,

People Jahat to us = Kita Balas Baik = Terpuji

So, pucuk pangkalnya is we start it first & never expect anything. Only Allah yang maha membalas.

Salam.

Manakala saudara Yus pula menambah,

Setuju dengan En. Hamdan ,

1.People Jahat to us = Kita Balas Baik = Terpuji —–> kaddang-kaddang
2.People Baik to us = Kita Balas Baik = Norm —–>jarrang-jarrang
3.People Jahat to us = Kita Balas Jahat = Dendam ——sedikit-sedikit
4.People Baik to us = Kita Balas Jahat = Zalim —– banyak-banyak

 Bila membaca komenx2 di atas, hati saya tersentuh sekali. Bagaimanakah keadaan saya?
 
Komenx2 di atas adalah satu peringatan yang menarik buat diri saya kerana pada masa ini saya serta beberapa teman telah ditipu oleh seorang penjual beg berjenama di Facebook.  Bila melihat komen saudara Hamdan dan Yus, saya jadi terfikir apakah jenis cara yang telah saya lakukan untuk membalas perbuatan si penjual itu.  Hanya Allah sahaja yang mengetahui diri saya ini, sememangnya saya hamba Allah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: